
Kota Koto Baru menjadi saksi bisu pertemuan belasan pengendara motor dari dua komunitas yang berbeda, yang singgah di Masjid Ihsan Kajai. Kunjungan ini terjadi pada hari Selasa, 24 Maret, sebagai bagian dari perjalanan mereka untuk merayakan libur lebaran. Masjid ini dikenal sebagai salah satu masjid ramah pemudik di Kabupaten Solok, yang menyediakan tempat beristirahat bagi para musafir.
Kedatangan Para Pemotor dari Berbagai Kota
H. Hadi Sulman, selaku PAIF dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok, mengungkapkan bahwa malam itu, mereka menerima dua rombongan pemotor yang datang dari daerah yang berbeda. Rombongan tersebut berasal dari Sarolangun di Provinsi Jambi dan Dumai di Provinsi Riau. Mereka singgah untuk beristirahat di Masjid Ihsan Kajai, dan H. Hadi menambahkan bahwa para pengendara merasa nyaman dengan fasilitas yang telah disediakan oleh pengurus masjid.
Fasilitas untuk Pemudik
Sejak Masjid Ihsan Kajai ditetapkan sebagai masjid ramah pemudik beberapa hari sebelum Idul Fitri, banyak pemudik dan wisatawan yang memanfaatkan tempat ini untuk beristirahat. Sebagian besar pengunjung yang datang dengan kendaraan roda empat biasanya hanya berhenti sejenak untuk beribadah, sementara pengendara motor lebih memanfaatkan ruang istirahat yang telah disulap dari ruang belajar MDTA.
- Ruang istirahat dilengkapi dengan tikar untuk tidur.
- Tersedia colokan untuk mengisi daya ponsel dan laptop.
- Keamanan motor dijaga dengan baik.
- Fasilitas ini disediakan tanpa biaya bagi para musafir.
- Pengurus masjid sangat mendukung kenyamanan para pengunjung.
H. Hadi Sulman menjelaskan bahwa pengurus masjid telah menyiapkan berbagai fasilitas demi kenyamanan para musafir. Mereka tidak hanya menyediakan tempat tidur, tetapi juga colokan listrik untuk mengisi daya perangkat elektronik, sesuatu yang sangat penting dalam perjalanan masa kini. Selain itu, pengurus juga menjaga keamanan sepeda motor yang diparkir di depan ruang istirahat dengan rapi.
Pengalaman Berharga bagi Pengendara Motor
Banyak pengendara motor yang melakukan perjalanan lintas provinsi untuk mengisi liburan lebaran. Dengan adanya fasilitas istirahat yang disediakan, mereka merasa sangat terbantu. Roni, salah satu perwakilan dari kelompok pemotor yang beristirahat di Masjid Ihsan Kajai, menyatakan bahwa pengalaman ini akan menjadi kenangan yang tak terlupakan. Dia mengucapkan terima kasih kepada pengurus masjid atas pelayanan yang baik dan fasilitas yang nyaman.
Keberadaan Masjid Ramah Pemudik Lainnya
Selain Masjid Ihsan Kajai, terdapat beberapa masjid lain di Kecamatan Kubung yang juga sering disinggahi oleh musafir selama arus mudik dan balik. Masjid-masjid tersebut antara lain:
- Masjid Ashliyah di Nagari Saok Laweh.
- Masjid Agung Darussalam Islamic Center Koto Baru.
- Masjid Al Ikhwan di Aia Angek Bukit Kili Koto Baru, yang juga memiliki obyek wisata pemandian air panas.
H. Hadi menjelaskan bahwa masjid-masjid tersebut telah dipersiapkan oleh Kantor Kemenag Kabupaten Solok sesuai dengan edaran dari Menteri Agama. Tujuannya adalah agar seluruh masjid memberikan pelayanan terbaik serta kemudahan bagi pemudik yang ingin beristirahat selama perjalanan mereka.
Manfaat bagi Wisatawan dan Musafir
Lebih dari sekedar tempat singgah, banyak wisatawan dan musafir yang sengaja mengunjungi masjid-masjid ini untuk menikmati pemandian air panas. Setelah itu, mereka beristirahat dan melaksanakan ibadah di masjid seperti Masjid Al Ikhwan. Ini menunjukkan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi lokasi strategis untuk beristirahat dan menikmati fasilitas yang ada.
Dengan adanya inisiatif masjid ramah pemudik, diharapkan para pemudik dan wisatawan merasa lebih aman dan nyaman selama perjalanan mereka. Fasilitas yang disediakan tidak hanya bermanfaat bagi mereka, tetapi juga memberikan kesempatan bagi pengurus masjid untuk berkontribusi dalam menciptakan pengalaman positif bagi pengunjung.
Dengan demikian, inisiatif ini tidak hanya meningkatkan citra masjid sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadikannya sebagai pusat komunitas yang mendukung para pemudik. Harapannya, program masjid ramah pemudik ini akan terus berlanjut dan semakin berkembang di masa yang akan datang.



